MySQL User Group Bandung merupakan komunitas pengguna MySQL yang beraktifitas di Jawa Barat khususnya di wilayah Bandung. Dalam komunitas ini kita dapat berdiskusi seputar masalah atau perkembangan-perkembangan teknologi MySQL.

Anggota MySQL User Group Bandung ini tidak hanya harus yang berdomisili di Jawa Barat. Namun bisa siapapun yang berdomisili dimanapun. Tujuan komunitas ini adalah saling berbagi ilmu sesama anggota.

http://groups.google.com/group/mysql-bandung

Partner MySQL User Group Bandung :


Comments Off
 | Posted by brokenz1 | Categories: OSUG-Bandung |
Rilis kedua “candidate build of NetBeans IDE 6.8” sekarang tersedia untuk di-download. Download NetBeans 6.8 Release Candidate 2 Mempelajari lebih lanjut tentang NetBeans 6.8 NetBeans 6.8 Tutorials & Videos Sumber Informasi mengenai hal ini saya peroleh dari: NetBeans 6.8 Release Candidate 2 Available for Download diakses pada 12:15 PM 5 Desember 2009. Posted in NetBeans, News From This Blog Tagged: Developer tools, [...]
Comments Off
 | Posted by muhammadghazali | Categories: Open Source Software |

- New automated install option
- Distro constructer
- Simple system upgrades with IPS GUI
- New COMSTAR storage framework
- Support for over 1,000 systems
- Published world record performance
- Latest Intel, AMD chips supported andoptimized for performance
- Growing application ecosystem
- Enhanced support offerings

Comments Off
 | Posted by Agus Setiawan | Categories: OpenSolaris |

Coming Soon

* Terinspirasi dari FSL ITB : www.comlabs.itb.ac.id

Comments Off
 | Posted by Agus Setiawan | Categories: OpenSolaris |

Awalnya saya ga mengira kalau yang disamping saya siapa, eh ternyata setelah kita ngobrol-ngobrol bareng, ternyata beliau ini adalah senior KLuB Linux Bandung, namanya Mas Bayu, nama lengkapnya Muhammad Bayu. Data mengenai beliau :

email : rametux@gmail.com

blog : flywithrmtx.blogspot.com

facebook : http://www.facebook.com/album.php?profile=1&id=700560419

Comments Off
 | Posted by Agus Setiawan | Categories: Cerita |
nambah lagi postingan tentang OpenSolaris
berangkat lagi dari (mungkin) rasa penasaran teman-teman, apa sih hubungan OpenSolaris dengan sistem operasi yang lain

OpenSolaris dan Solaris

bisa dibaca di postingan sebelumnya

OpenSolaris dan Linux


saya banyak ditanyain juga tentang hal ini, apa sih hubungan OpenSolaris dan Linux?
jawabannya:

Persamaan:
o sama-sama sistem operasi mirip-mirip UNIX
o bisa sama-sama men-support User Interface yang sama, contohnya: GNOME
o bisa sama-sama men-support aplikasi yang sama, contohnya: Mozilla Firefox, OpenOffice, Apache, dan MySQL
o bisa sama-sama men-support GNU compiler tool yang sama, contohnya: Java, Perl, Python, Ruby, dan lain-lain

Nah trus ini yang seru, perbedaannya:
o sejarah

meskipun keliatan mirip sama UNIX, ternyata Linux bukan turunan langsung dari mbah UNIX lho... bahkan ga sodaraan sama BSD SAMA SEKALI. Katanya sih(iya, katanya, soalnya saya ga kenal langsung) Linus Torvald dan temen-temennya menulis sendiri secara independen kodenya di awal tahun '90an. Jadi sejak awal Linux dibuat bertujuan untuk pengembangan secara komunitas.

Sedangkan OpenSolaris yang memang merupakan turunan langsung dari Solaris tentu saja masih punya hubungan darah dengan BSD dan UNIX punya AT&T. Kalo dilihat dari sudut pandang sejarah, of course Linux punya komunitas lebih besar daripada OpenSolaris. Selain itu distro Linux juga udah banyak.

o lisensi

seperti yang saya tulis di postingan sebelumnya, lisensi OpenSolaris emang beda.
kalo Linux kan lisensinya GNU General Public License version 2 (GPLv2), sedangkan OpenSolaris lisensinya Common Development and Distribution License (CDDL) atau biasa juga diucapkan cuddle. jadi secara source code mereka ga kompatibel satu sama lain karena perbedaan di antara mereka(halah...), maksudnya perbedaan lisensi ini. tapi tenang aja, kalo masalah program yang udah masuk area user yang berlisensi GPL bisa dijalanin di OpenSolaris dan Linux.

o distro

dalam distro-distro Linux biasanya kernel Linux, aplikasi,tools dan libraries (maafkan saya, karena keterbatasan saya dalam menerjemahkan, tools dan libraries tidak di terjemahkan) dikembangkan secara terpisah, lalu dibundel dalam satu distro. Maka dari pada yang mana dari pada itu, beberapa komunitas free software menyebutnya GNU/Linux.
contoh dari beberapa distro Linux yang terkenal: Debian GNU/Linux, Ubuntu, Red Hat Enterprise Linux, dan SUSE Linux.

kalo di distro OpenSolaris, tools, libraries, dan aplikasi biasanya udah termasuk di OpenSolaris itu sendiri. Meskipun begitu, OpenSolaris juga menggunakan banyak perangkat lunak pihak-ketiga (buat yang masih asing, ini nih terjemahan dari third-party software) seperti Mozilla Firefox, GNOME, dll.

o perbedaan teknis yang lain

banyak perbedaan yang akan dibahas di sini akan berkaitan dengan fakta bahwa OpenSolaris merupakan varian dari UNIX System V Release 4 (selanjutnya disebut SVR4), sedangkan Linux bukan.
Hasil yang paling jelas adalah karena Linux bukan berdasarkan SVR4 ya Linux tidak menggunakan packaging(lagi-lagi kesulitan penerjemahan) dari SVR4. Packaging Linux berbeda untuk tiap distronya, meskipun sekarang package Linux dapat diunduh(di-download.penulis) dan di-install secara langsung dari repository jaringan atau internet. Satu hal yang menarik, OpenSolaris juga mengembangkan model repository mirip Linux yang namanya Image Packaging System (IPS).

selain itu, perbedaan Linux dan OpenSolaris terletak pada file system yang dipakai, virtual memory, scheduling, dan lain-lain.

OpenSolaris dan BSD

persamaannya sih jelas, karena OpenSolaris berdasar pada Solaris, dan Solaris berdasar sebagian (besar) dari BSD, maka akan terlihat kemiripan kode di mana-mana.
kalo perbedaannya secara umum ada 3:
Pertama, BSD lebih dulu dikembangkan di komunitas, tidak seperti Solaris, jadi arah perkembangannya pasti berbeda. Komunitas BSD sendiri sekarang terpecah menjadi 3: FreeBSD, NetBSD, dan OpenBSD.
Kedua, BSD tidak berdasarkan SVR4. Bahkan, OpenSolaris adalah satu-satunya sistem operasi open source yang berdasarkan SVR4.
Terakhir, lisensi BSD bukan CDDL kaya' OpenSolaris, atau GPL kaya' Linux, tapi lisensi non-copyleft.

satu lagi hal yang menarik, Mac OS X punya Apple adalah merupakan varian UNIX yang berdasaran sistem operasi Mach, yang berarti turunan BSD. Apple sekarang telah memasukkan fitur-fitur menarik dari OpenSolaris seperti DTrace dan ZFS ke dalam sistem operasi Mac OS X.

sekian posting (panjang) kali ini
Wa billahi taufiq wal hidayah
Wassalamualaikum

hehehehhe
referensi: OpenSolaris Bible
Comments Off
 | Posted by e0neclassix | Categories: OpenSolaris |

tentang opensolaris

1 December 2009
teman-teman...
mungkin banyak di antara kita yang masih bertanya apa itu opensolaris, apa hubungannya dengan solaris, kenapa ada kata open di depannya, dan lain-lain

setelah membaca dari beberapa sumber(opensolaris bible, slidenya mas agus,dan beberapa sumber lain di internet) dan mendengar presentasi dari Jim Grisanzio saya mencoba menjawab beberapa pertanyaan dari teman-teman dengan bahasa saya sendiri

"Apakah itu opensolaris"

opensolaris adalah sebuah sistem operasi open source (seperti GNU/Linux atau BSD) yang merupakan turunan dari Solaris. menurut pengembangnya, opensolaris dapat dibedakan menjadi tiga cara berpikir:
1.opensolaris sebagai kode
Karena opensolaris adalah versi open source dari Solaris maka kodenya dapat dilihat di http://src.opensolaris.org
2.opensolaris sebagai distro (distribution)
Selain opensolaris sebagai kode(kernel), opensolaris juga merupakan sebuah nama distro yang berbasiskan kernel opensolaris tersebut(agak membingungkan? memang...:))
Selain opensolaris juga ada distro lain seperti Solaris Express, Shillix, BeleniX, NexentaCore, dan MartUX
3.opensolaris sebagai komunitas
yah... komunitas ini ya komunitas, tempat mereka yang biasa meng-oprek opensolaris, men-develop, mencari bug dan lain-lain yang berhubungan dengan opensolaris (baik sebagai kernel maupun sebagai distro). Kita bisa gabung ke komunitas ini di http://opensolaris.com

"Hubungan opensolaris dengan Solaris tu apa ya?"

baik-baik saja, hehehehe...
seperti disebutkan sebelumnya, opensolaris merupakan turunan dari Solaris. Jadi kode/kernel yang dipakai adalah kode/kernel dari Solaris yang sudah di-open source-kan. Sun Microsystems sendiri sudah menyatakan supportnya kepada opensolaris ini.

"Kenapa kok ada opennya di depannya?"

(lagi-lagi)seperti disebutkan sebelumnya, ini adalah versi OPEN source dari Solaris.
oiya, meskipun ini adalah versi open source dari Solaris, tidak semua kode dari Solaris dibuka lho...! karena beberapa komplikasi (udah kaya' penyakit aja...)dari penulisan kode itu sendiri yang di dalamnya berisi banyak kode yang sudah dipatenkan.
Karena itu lisensi dari opensolaris ini bukan GNU/GPL melainkan CDDL (Common Development and Distribution License)

maaf ya kalo bahasanya masih kurang me-manusia, maklum baru belajar...
hehehehe
Comments Off
 | Posted by e0neclassix | Categories: OpenSolaris |
Bagi teman-teman yang ingin berkontribusi dalam pengembangan OpenSolaris, teman-teman bisa bergabung di project translasi OpenSolaris ke dalam bahasa Indonesia. Project ini sangat membantu teman-teman kita yang menginginkan OpenSolaris ada fitur pemilihan bahasa Indonesia. Untuk langkah-langkahnya Anda bisa membaca salah satu posting di blog teman saya Jogi Silalahi yang berjudul “How to contribute in OpenSolaris CTI [...]
Comments Off
 | Posted by muhammadghazali | Categories: IT, Open Source Software, OpenSolaris, open solaris, open source |

Buat rekan-rekan yang ingin bergabung di blog aggregrator www.osugbandung.org, silahkan kirim email ke saya august.kerenz@gmail.com

Nanti akan di review blognya. Tulisan yang dibolehkan tentunya yang berkaitan dengan opensolaris.

Terima kasih

Comments Off
 | Posted by Agus Setiawan | Categories: OpenSolaris |
untuk menginstal OpenSolaris pada komputer fisik memerlukan spesifikasi minimum sebagai berikut:
■ Intel atau AMD 32-bit atau 64-bit Pentium III atau prosesor yang lebih cepat
■ 512MB RAM
■ 10GB hard disk space kosong
■ CD atau DVD drive

sumber:OpenSolaris Bible
Comments Off
 | Posted by e0neclassix | Categories: OpenSolaris |