OpenSolaris is Free

10 December 2009

Seperti halnya dengan hampir semua community-developed software lainnya, OpenSolaris dapat di download secara legal, dapat dibagikan dan  didistribusikan kembali, dan digunakan dalam proyek dan infrastruktur TI kita tanpa biaya. Kita dapat menggunakannya untuk mempelajari cara kerjanya, dan kita dapat memperbaiki hal-hal yang menurut kita rusak atau meningkatkannya dengan tujuan tertentu untuk kita sendiri. Vendor dan pengembang software dapat menyertakan kode OpenSolaris ke dalam produk mereka dan mungkin akan mengenakan biaya bagi mereka, perusahaan-perusahaan seperti Redhat, Novel, Sun, paket lain dan dukungan kernel linux serta software yang dikembangkan oleh komunitas. Kita dapat mendapatkan sumber dan binary  OpenSolaris di http://opensolaris.com.

Comments Off
 | Posted by brokenz1 | Categories: OpenSolaris, OpenSolaris Knowledge |

MySQL User Group Bandung merupakan komunitas pengguna MySQL yang beraktifitas di Jawa Barat khususnya di wilayah Bandung. Dalam komunitas ini kita dapat berdiskusi seputar masalah atau perkembangan-perkembangan teknologi MySQL.

Anggota MySQL User Group Bandung ini tidak hanya harus yang berdomisili di Jawa Barat. Namun bisa siapapun yang berdomisili dimanapun. Tujuan komunitas ini adalah saling berbagi ilmu sesama anggota.

http://groups.google.com/group/mysql-bandung

Partner MySQL User Group Bandung :


Comments Off
 | Posted by brokenz1 | Categories: OSUG-Bandung |

Akhirnya setelah sekian lama saya baru sempat ngoprek wifi bcm4312 yang ada di Laptop Lenovo 3000 G410 di OpenSolaris 2009.06, setelah searching dan bertanya kesana kemari saya nemuin tutorial dari teman saya sendiri Rachmat Febrianto. Hmm, pake bahasa inggris nih anak ngblognya, okelah kalo begitu saya tulis saja di blog saya dalam bahasa Indonesia “pikir saya saat ngebaca”. Oke step pertama yang harus kita lakukan adalah download dulu peluru-peluru yang kita perlukan nanti saat installasi driver wifi broadcom menggunakan ndiswraper versi 1.2.3 (ingat: untuk OpenSolaris 2009.06 sebaiknya pake versi 1.2.3 walaupun sudah ada versi yang lebih baru).

Step 1,

Identifikasi dulu sistem yang kita pakai, dengan perintah isainfo :

brokenz@opensolaris:~$ isainfo -v
64-bit amd64 applications
ssse3 cx16 mon sse3 sse2 sse fxsr mmx cmov amd_sysc cx8 tsc fpu
32-bit i386 applications
ssse3 ahf cx16 mon sse3 sse2 sse fxsr mmx cmov sep cx8 tsc fpu

Jika hasilnya seperti diatas maka ikuti langkah berikutnya, namun jika hasilnya seperti ini :

brokenz@opensolaris:~$ isainfo -v
32-bit i386 applications
ssse3 ahf cx16 mon sse3 sse2 sse fxsr mmx cmov sep cx8 tsc fpu

Anda boleh melewati step 2 jika hasilnya seperti diatas.

Step 2,

Edit grub kita dengan menambahkan script ini :

brokenz@opensolaris:~$ pfexec nano /rpool/boot/grub/menu.lst
title OpenSolaris 2009.06
findroot (pool_rpool,1,a)
bootfs rpool/ROOT/opensolaris
splashimage /boot/solaris.xpm
foreground d25f00
background 115d93
kernel$ /platform/i86pc/kernel/$ISADIR/unix -B $ZFS-BOOTFS,console=graphics
module$ /platform/i86pc/$ISADIR/boot_archive
# tambahkan scrptnya di bawah ini

title OpenSolaris 2009.06 32 bit
findroot (pool_rpool,1,a) # angka 1 sesuaikan sendiri
bootfs rpool/ROOT/opensolaris
splashimage /boot/solaris.xpm
foreground d25f00
background 115d93
kernel$ /platform/i86pc/kernel/unix -B $ZFS-BOOTFS,console=graphics
module$ /platform/i86pc/boot_archive

Jika anda lihat sekilas mirip dengan script sebelumnya, yupz memang sama hanya yang membedakan adalah dibaris kernel dan module. Penjelasan lebih lanjut ada disini.

Step 3,

Download driver bcm4312 disini :

Step 4,

Download ndiswrapper versi 1.2.3 disini :

Step 5,

Extrak file bcm4312.tar.gz dan ndiswrapper yang sudah kita download :

brokenz@opensolaris:~$ tar -xvf bcm4312.tar.gz

brokenz@opensolaris:~$ tar -xvf ndis-1.2.3.tar.gz

Step 6,

Copy file bcmwl5.inf dan bcmwl5.sys ke direktori ndis-1.2.3/i386/

brokenz@opensolaris:~$ cp bcm4312/bcmwl5.inf ndis-1.2.3/i386/
brokenz@opensolaris:~$ cp bcm4312/bcmwl5.sys ndis-1.2.3/i386/

Step 7,

Sekarang install paket-paket yang diperlukan :

brokenz@opensolaris:~$ pfexec pkg install SUNWgcc SUNWonbld SUNWflexlex

Note : Untuk proses install paket diatas anda harus koneksi internet

Step 8,

Kita konversi dulu file bcmwl5.inf :

brokenz@opensolaris:~$ cd ndis-1.2.3/i386/
brokenz@opensolaris:~$ iconv -f utf-16 -t ascii bcmwl5.inf > ndis.inf

Step 9,

Kompile file-file diatas :

brokenz@opensolaris:~$ pfexec su -
Sun Microsystems Inc.    SunOS 5.11    snv_111b    November 2008
Script started, file is /var/log/activities/20091122-01:28.00-root.log
root@opensolaris:~# make ndiscvt
root@opensolaris:~# ./ndiscvt -i ndis.inf -s bcmwl5.sys -o ndis.h
root@opensolaris:~# make ndis
root@opensolaris:~# cp bcmndis /kernel/drv/bcmndis
root@opensolaris:~# make ndisapi
root@opensolaris:~# cp ndisapi /kernel/misc

Step 10,

Sekarang load module ndisapi dan attach ke network card kita. Sesuaikan dengan network card anda, ini contoh NIC saya :

root@opensolaris:~# scanpci -v

pci bus 0×0000 cardnum 0×00 function 0×00: vendor 0×8086 device 0×2a00
Intel Corporation Mobile PM965/GM965/GL960 Memory Controller Hub
CardVendor 0×17aa card 0×383c (Lenovo, Card unknown)
STATUS    0×2090  COMMAND 0×0106
CLASS     0×06 0×00 0×00  REVISION 0×03
BIST      0×00  HEADER 0×00  LATENCY 0×00  CACHE 0×00
MAX_LAT   0×00  MIN_GNT 0×00  INT_PIN 0×00  INT_LINE 0×00
…….

…….

pci bus 0×0004 cardnum 0×00 function 0×00: vendor 0x14e4 device 0x4315
Broadcom Corporation BCM4312 802.11b/g
CardVendor 0×103c card 0×137d (Hewlett-Packard Company, BCM4312 802.11b/g Wireless LAN Controller)
STATUS    0×0010  COMMAND 0×0046
CLASS     0×02 0×80 0×00  REVISION 0×01
BIST      0×00  HEADER 0×00  LATENCY 0×00  CACHE 0×10
BASE0     0xf0000000 SIZE 16384  MEM
BASEROM   0×00000000  addr 0×00000000
MAX_LAT   0×00  MIN_GNT 0×00  INT_PIN 0×01  INT_LINE 0×0a

pci bus 0×0006 cardnum 0×00 function 0×00: vendor 0×14e4 device 0×1713
Broadcom Corporation NetLink BCM5906M Fast Ethernet PCI Express
CardVendor 0×17aa card 0×3861 (Lenovo, Card unknown)
STATUS    0×0010  COMMAND 0×0046
CLASS     0×02 0×00 0×00  REVISION 0×02
BIST      0×00  HEADER 0×00  LATENCY 0×00  CACHE 0×10
BASE0     0xb8000000 SIZE 65536  MEM
BASEROM   0×00000000  addr 0×00000000
MAX_LAT   0×00  MIN_GNT 0×00  INT_PIN 0×01  INT_LINE 0×0a

root@opensolaris:~# add_drv -i ‘”pci14e4,4315″‘ bcmndis

Step 11,

Sekarang tinggal reboot sistem saja, dan masuk ke pilihan OpenSolaris 2009.06 32 bit :

root@opensolaris:~# reboot

Step 12,

Scan wifi dengan perintah ini :

root@opensolaris:~# wificonfig scan

essid    bssid          type        encryption    signallevel
K23    00:14:bf:24:89:c4 access point    none        12

Sekarang selamat menikmati :)

Sumber : www.rachmatfebrianto.com

Comments Off
 | Posted by brokenz1 | Categories: OpenSolaris, OpenSolaris Architectur, wifi | Tagged: |

Prtdiag

18 November 2009

/usr/sbin/prtdiag [-v] [-l]

Berfungsi menampilkan informasi system diagnostic di platform sun4u, sun4v dan x86 systems. prtdiag tidak bisa menampilkan informasi diagnostic dan status environment ketika di eksekusi di atas mesin Sun Enterprise 10000 server, silahkan lihat file

/var/opt/SUNWssp/adm/${SUNW_HOSTNAME}/messages

di sistem service prosesor untuk mendapatkan informasi pada server ini.

brokenz@opensolaris:~$ prtdiag -v -l
System Configuration: LENOVO Lenovo 3000 G410
BIOS Configuration: LENOVO 05CN55WW(V1.21)      01/14/2008

==== Processor Sockets ====================================

Version                          Location Tag
——————————– ————————–
A0                               U2E1

==== Memory Device Sockets ================================

Type        Status Set Device Locator      Bank Locator
———– —— — ——————- —————-
DDR2        in use 1   M1                  Bank 0
DDR2        in use 1   M2                  Bank 1

==== On-Board Devices =====================================
HD-Audio

==== Upgradeable Slots ====================================

ID  Status    Type             Description
— ——— —————- —————————-
0   unknown   PCI              PCI Slot J8B1

Option -l menampilkan output log, jika ada kesalahan atau error di sistem, ouput informasi ini hanya di syslogd(1M).

Option -v adalah mode verbose, menampilkan waktu dari AC Power Failure, dan informasi error hardware yang fatal. Informasi error hardware yang fatal digunakan untuk repair dan manufacture untuk detail diagnostic FRU.

Nilai Status
0    Tidak ada error yang terdeteksi di sistem.
1    Error terdeteksi di sistem,

Sumber : man prtdiag

Comments Off
 | Posted by brokenz1 | Categories: OpenSolaris, OpenSolaris Administration | Tagged: |

Manage Grub di Open Solaris

13 November 2009

Ada dua cara di Open Solaris untuk mengkonfigurasi grub khususnya untuk boot, jika di linux kita mengenal konfigurasi di /boot/grub/menu.lst jika yang memakai GRUB tentunya. Terus bagaimana yang memakai lilo waduh saya lum pernah make selain GRUB nih, jadi jangan nanya saya ya :D hehehe. Trus kalau di Open Solaris gimana ya? yang pertama ada di lokasi ini /rpool/boot/grub/menu.lst memang agak beda letak konfigurasi menu.lst nya. Nah, kalau cara yang kedua lebih gampang. Di Open Solaris sudah disediakan command bootadm yang fungsinya memudahkan kita untuk konfigurasi booting.

Berikut fungsi yang ada di bootadm :

root@opensolaris:~# bootadm
bootadm: a command option must be specified
USAGE:
bootadm update-archive [-vn] [-R altroot [-p platform>]]
bootadm list-archive [-R altroot [-p platform>]]
bootadm set-menu [-R altroot] key=value
bootadm list-menu [-R altroot]

Untuk melihat menu booting kita pake command :

root@opensolaris:~# bootadm list-menu
the location for the active GRUB menu is: /rpool/boot/grub/menu.lst
default 0
timeout 30
0 OpenSolaris 2009.06

Dari informasi di atas kita tahu bahwa default sistem operasi kita adalah Open Solaris, karena nilai default 0 yang artinya sama dengan node list OS yang ada di bawah, kebetulan hanya ada Open Solaris saja, jika ada banyak tinggal sesuaikan saja dengan node OS yang diinginkan untuk mengubah default booting. Nah caranya :

root@opensolaris:~# bootadm set-menu default=(node)

Sekarang merubah waktu booting nya, kita lihat waktu booting di list-menu adalah 30 detik, kalau ingin merubah misalnya menjadi 10 detik ya tinggal seperti ini :

root@opensolaris:~# bootadm set-menu timeout=10
root@opensolaris:~# bootadm list-menu
the location for the active GRUB menu is: /rpool/boot/grub/menu.lst
default 0
timeout 10
0 OpenSolaris 2009.06

Oke selesai sudah, gampang kan :)

Comments Off
 | Posted by brokenz1 | Categories: OpenSolaris, OpenSolaris Administration, grub | Tagged: |

Open Solaris Day

11 November 2009

Pada pertengahan bulan November ini, Jim Grisanzio [Senior Program Manager, OpenSolaris Engineering – Sun Microsystems Inc] akan datang ke Indonesia, untuk menjadi pembicara dalam acara OpenSolaris Day 2009 yang akan diadakan di Jakarta dan Bandung. Selain acara OpenSolaris Day 2009, akan diadakan juga OSUG meeting yang juga berlangsung di dua kota tersebut. Semua acara tersebut terbuka untuk umum dan free of charge. Nah, bagi anda yang ingin mengikuti acara tersebut, dibawah ini informasi detail-nya.

  • Jakarta, 16 November 2009:
    1. OpenSolaris Day 2009 @ Universitas Gunadarma
      • Tempat: Universitas Gunadarma, Auditorium Gd. 4 Lt. 6, Jl. Margonda Raya No.100 Depok.
      • Waktu: 09.00 – 13.00 WIB
      • Fasilitas: Sertifikat, Goodies
      • Biaya: Free of Charge
      • Pendaftaran: didi [at] staff.gunadarma.ac.id atau missa [at] staff.gunadarma.ac.id
    2. OSUG-Jakarta meeting 2009.11
      • Tempat: Sun Microsystems Indonesia, Wisma Metropolitan I, lantai 13, Jalan Jendral Sudirman Kav 29-31, Jakarta
      • Waktu: 18.30 – 20.30 WIB
      • Fasilitas: Snack, Makan Malam, Goodies [untuk mendapatkan goodies, silahkan reservasi DISINI]
      • Biaya: Free of Charge
      • Pendaftaran: Reservasi online DISINI atau kirim email ke alex.budiyanto [at] sun.co.id dengan subject “Reservasi OSUG-Jakarta meeting 2009.11”.
      • Seat: 40 orang (karena keterbatasan tempat)
  • Bandung, 17 November 2009:
    1. OpenSolaris Day 2009 @ ITHB – Bandung
      • Tempat: Assembly Hall ITHB, lantai 5, Jalan Dipati Ukur no 80-84 Bandung
      • Waktu: 09.00 – 12.00 WIB
      • Fasilitas: Sertifikat, Goodies [untuk mendapatkan goodies silahkan reservasi DISINI].
      • Biaya: Free of Charge
      • Pendaftaran: Hans Kristanto [08180 9396 329] atau di alamat email kristanto.hs [at] gmail.com
    2. OSUG-Bandung meeting 2009.11
      • Tempat: Detik Bandung, Jln. Lombok No.33, Bandung
      • Waktu: 18.30 – 20.30 WIB
      • Fasilitas: Snack, Makan Malam, Goodies
      • Biaya: Free of Charge
      • Pendaftaran: Reservasi online DISINI atau kirim email ke august.kerenz [at] gmail.com dengan subject “Reservasi OSUG-Bandung meeting 2009.11”.
      • Seat: 40 orang (karena keterbatasan tempat)

So, bagi rekan-rekan yang ingin tahu lebih lanjut tentang sistem operasi OpenSolaris, atau ingin diskusi langsung dengan Jim Grisanzio, jangan lewatkan kesempatan ini, segera daftarkan diri anda.

 

Comments Off
 | Posted by brokenz1 | Categories: OpenSolaris | Tagged: |

Kadang-kadang suatu saat kita ingin melihat lagi perintah-perintah yang pernah kita gunakan di console. Nah, biasanya menggunakan typescript untuk record aktifitas kita namun kendalanya adalah harus mengetikkan command typescript agar menjalankan program tersebut untuk mulai merecord, hal ini kadang-kadang menjadi masalah apabila kita lupa mengetikkan perintah typescript tersebut. Dari kasus diatas kita, kita buat program agar otomatis berjalan saat kita mulai menggunakan mode console. Lalu ikuti langkah-langkahnya berikut ini:

Bentar ini jika default typescript tanpa program,

brokenz@opensolaris:~$ su -
Password:
Sun Microsystems Inc.    SunOS 5.11    snv_111b    November 2008

root@opensolaris:~# script
Script started, file is typescript
root@opensolaris:~# ls -l
total 1
-rw-r–r– 1 root root 0 2009-11-06 10:28 typescript
root@opensolaris:~#

Nah dari command diatas kita lihat bahwa ada file typescript, file ini lah sebenarnya tempat hasil record command kita di simpan. Sekarang ikuti langkah – langkah berikut :

root@opensolaris:~# vi /etc/profile

#####################################################
ACTIVITYDIR=/var/log/activities
if [ ! -d $ACTIVITYDIR ]; then
mkdir -p $ACTIVITYDIR
fi
ACTIVITY=`date +%Y%m%d-%R.%S`-`whoami`
script $ACTIVITYDIR/$ACTIVITY.log 2>&1 /dev/null
#####################################################

bikin direktori activities di /var/log/activities :

root@opensolaris:~# mkdir /var/log/activities

buat ACL direktori activities menjadi 777 yang berarti all user bisa read write and execute :

root@opensolaris:~# chmod -R 777 /var/log/activities/

Sekarang kita keluar dari mode user root :

root@opensolaris:~# exit
exit
Script done, file is typescript
root@opensolaris:~#

kita coba masuk lagi ke user root :

root@opensolaris:~# su -
Sun Microsystems Inc.    SunOS 5.11    snv_111b    November 2008
Script started, file is /var/log/activities/20091106-10:50.54-root.log

Secara otomatis history akan tersimpan di file :

/var/log/activities/20091106-10:50.54-root.log

dan cobalah dengan bermain-main command, jika sudah selesai ketik exit lalu lihat isi file /var/log/activities/20091106-10:50.54-root.log :

root@opensolaris:~# exit
exit
Script done, file is /var/log/activities/20091106-10:50.54-root.log

Dibawah ini hasil record kita :

root@opensolaris:~# cat  /var/log/activities/20091106-10:50.54-root.log
Script started on Fri Nov 06 10:50:54 2009
root@opensolaris:~# ls -l
total 19
-rw-r–r–   1 root     root        8942 Nov  6 10:49 typescript
root@opensolaris:~# cat  /var/log/activities/20091106-10:50.54-root.log
root@opensolaris:~# ps
PID TTY         TIME CMD
1002 pts/3       0:00 bash
1013 pts/3       0:00 ps
root@opensolaris:~# df -a
/                  (rpool/ROOT/opensolaris): 5081851 blocks  5081851 files
/devices           (/devices          ):       0 blocks        0 files
/dev               (/dev              ):       0 blocks        0 files
/system/contract   (ctfs              ):       0 blocks 2147483614 files
/proc              (proc              ):       0 blocks    29901 files
/etc/mnttab        (mnttab            ):       0 blocks        0 files
/etc/svc/volatile  (swap              ):   91080 blocks   288497 files
/system/object     (objfs             ):       0 blocks 2147483423 files
/etc/dfs/sharetab  (sharefs           ):       0 blocks 2147483646 files
/lib/libc.so.1     (/usr/lib/libc/libc_hwcap1.so.1): 5081851 blocks  5081851 files
/dev/fd            (fd                ):       0 blocks        0 files
/tmp               (swap              ):   91080 blocks   288497 files
/var/run           (swap              ):   91080 blocks   288497 files
/export            (rpool/export      ): 5081851 blocks  5081851 files
/export/home       (rpool/export/home ): 5081851 blocks  5081851 files
/export/home/brokenz(rpool/export/home/brokenz): 5081851 blocks  5081851 files
/rpool             (rpool             ): 5081851 blocks  5081851 files
/net               (-hosts            ):       0 blocks        0 files
/home              (auto_home         ):       0 blocks        0 files
root@opensolaris:~# cat  /var/log/activities/20091106-10:50.54-root.log
root@opensolaris:~# exit
exit

script done on Fri Nov 06 10:52:40 2009
root@opensolaris:~#

Semoga bermanfaat :)

Comments Off
 | Posted by brokenz1 | Categories: Uncategorized |