Instalasi beberapa paket di OpenSolaris
Pada OpenSolaris, pengaturan hak atau privileges di atur oleh RBAC (Role Based Access Control). Rights profiles(RP) atau hak profile di definiskan sebagai kumpulan kemampuan administrasi yang dapat di berikan kepada role atau user. Sehingga akses tertinggi di OpenSolaris ada didalam role atau terjemahan dari Google artinya peran. RP ini mengandung autorisasi, command dengan atribut keamanan, dan hak profile lainnya, sehingga RBAC ini memudahkan pengelompokkan atribut keamanan. Dengan RBAC, kamu sebagai sistem administrator yang pertama kali dilakukan yaitu membuat profil dan kemudian memberikan profile yang telah dibuat kepada role. Yang pada akhirnya kamu dapat memberikan kemampuan kepada pengguna untuk menjadi peran tertentu.
Kamu dapat memberikan sebuah profil secara langsung kepada sebuah user, sehingga user ini dapat menjalankan perintah yang dimiliki root tanpa harus login menjadi root superuser. User diminta mengetikkan pfexec sebelum menjalankan perintah root tersebut dan tanpa memasukkan password. Sama halnya dengan su atau sudo di Linux.
Berikut ini akan diberikan contoh kasus pendelegasian tugas / task:
Asumsikan bahwa ada user testuser yang akan melakukan share dan unshare direktori melalui Network File System (NFS). Sebagai normal user, user testuser tidak memiliki priviliges tersebut sehingga tidak di ijinkan untuk melakukan perintah share.
testuser@opensolaris:~$ share /export/home/testuser
Could not share: /export/home/testuser: no permissiontestuser@opensolaris:~$ pfexec share /export/home/testuser
Could not share: /export/home/testuser: no permissiontestuser@opensolaris:~$ pfexec su -
Password:
Roles can only be assumed by authorized users
su: Sorry
Akan tetapi, kamu dapat menambahkan sebuah profil dengan kemampuan share kepada testuser. Lakukan langkah berikut :
1. Login sebagai root dan buatlah user dan direktori terlebih dulu
# groupadd testuser
# useradd -g testuser -d /export/home/testuser -m -s /bin/bash testuser
80 blocks
# passwd testuser
New Password:
Re-enter new Password:
passwd: password successfully changed for testuser
2. Buka terminal baru dan cobalah untuk login menggunakan user testuser yang telah dibuat
3. Cari profil pada file exec_attr untuk perintah share . Dibawah ini merupakan output yang ditampilkan dan semuanya matching pada File System Management
# grep “share” /etc/security/exec_attr
File System Management:suser:cmd:::/usr/sbin/dfshares:euid=0
File System Management:suser:cmd:::/usr/sbin/share:uid=0;gid=root
File System Management:suser:cmd:::/usr/sbin/shareall:uid=0;gid=root
File System Management:suser:cmd:::/usr/sbin/sharemgr:uid=0;gid=root
File System Management:suser:cmd:::/usr/sbin/unshare:uid=0;gid=root
File System Management:suser:cmd:::/usr/sbin/unshareall:uid=0;gid=root
File System Management:suser:cmd:::/usr/share/setup-tool-backends/scripts/shares-conf:uid=0
Maintenance and Repair:suser:cmd:::/usr/share/setup-tool-backends/scripts/time-conf:uid=0
Network Management:suser:cmd:::/usr/share/setup-tool-backends/scripts/network-conf:uid=0
Service Management:suser:cmd:::/usr/share/setup-tool-backends/scripts/services-conf:uid=0
User Management:suser:cmd:::/usr/share/setup-tool-backends/scripts/users-conf:uid=0
Web Console Management:solaris:cmd:::/usr/share/webconsole/private/bin/smcwebstart:uid=noaccess;gid=noaccess;privs=proc_audit
4. Login sebagai root dan berikan hak File System Management kepada testuser. Ikuti perintah dibawah ini :
# usermod -P ‘File System Management’ testuser
NOTE : untuk melihat efek perubahannya, testuser tidak perlu logout kemudian login lagi.
5. Langkah terakhir, kita akan mengetesnya.
sebelum :
# share
myzfs_colin2@m /myzfs/colin2 rw “”
sesudah :
# share
- /export/home/testuser rw “”
myzfs_colin2@m /myzfs/colin2 rw “”
VOILA!
reference :
[0] http://developers.sun.com/developer/technicalArticles/opensolaris/pfexec.html
Solaris Sysadmin @ Sun’s Online Learning Center (SOLC): 
OpenSolaris @ OpenSolaris Learning On Demand Service : 
Kamu bisa nyobain fitur OpenSolaris dari web browsermu. Try it now..
Menurut pengalaman saya, OpenSolaris bootingnya memang agak lama, pernah saya coba hitung pake stopwatch kira-kira nyampe 4 menit. Untuk mempercepat booting OpenSolaris, ada beberapa sedikit tips & triknya :
1. Edit file di /rpool/boot/grub/menu.lst dan kasih comment di depan baris berikut :
splashimage /boot/solaris.xpm
foreground d25f00
background 115d93
2. Remove console=graphis di baris kernel
kernel$ /platform/i86pc/kernel/$ISADIR/unix -B $ZFS-BOOTFS,console=graphics
jadi seperti ini:
kernel$ /platform/i86pc/kernel/$ISADIR/unix -B $ZFS-BOOTFS
NOTE : hati-hati dalam mengedit baris diatas, jika OpenSolaris Anda ingin bisa booting.
Resources:
[0] http://www.codestrom.com/wandering/2009/02/opensolaris-slow.html
Crossbow merupakan salah satu project opensource dari sekian banyak project di OpenSolaris. Project crossbow ini menjadi fitur yang menarik untuk dipelajari. Baru-baru ini Crossbow mendapatkan award sebagai paper terbaik di acara USENIX LISA09 berdasarkan referensi berikut ini dan untuk mendapatkan white papernya, silahkan download dari sini.





Seperti halnya dengan hampir semua community-developed software lainnya, OpenSolaris dapat di download secara legal, dapat dibagikan dan didistribusikan kembali, dan digunakan dalam proyek dan infrastruktur TI kita tanpa biaya. Kita dapat menggunakannya untuk mempelajari cara kerjanya, dan kita dapat memperbaiki hal-hal yang menurut kita rusak atau meningkatkannya dengan tujuan tertentu untuk kita sendiri. Vendor dan pengembang software dapat menyertakan kode OpenSolaris ke dalam produk mereka dan mungkin akan mengenakan biaya bagi mereka, perusahaan-perusahaan seperti Redhat, Novel, Sun, paket lain dan dukungan kernel linux serta software yang dikembangkan oleh komunitas. Kita dapat mendapatkan sumber dan binary OpenSolaris di http://opensolaris.com.